Pacaran dan Setan

Ini lelucon lama. Kurang jelas, sumber pertama dari mana.

Alkisah, sepasang muda mudi, berada di tempat sepi, di kebun belakang rumah, sambil menghirup udara malam. Disinari rembulan yang remang-remang. Awalnya cuma pegangan, lama-lama mereka melakukan hal yang dibenci agama dan etika masyarakat. Mereka telah berzina.
Kebetulan, waktu itu, pak hansip sedang ronda dan memergoki mereka.Jadi, karena tertangkap basah, mereka digiring ke kantor hansip.

Di pos hansip,mereka diinterogasi.
Hansip: Tobat…tobat. Anak jaman sekarang kok ndak tahu malu. Belum nikah kok sudah kawin. Kamu kan sudah mahasiswa, masak ndak tahu kalo itu berdosa, dosa besar.
Pemuda: maaf,pak. Tadi sih ndak ada niat. Tapi gara-gara setan mempengaruhi kita, akhirnya kita berzina.

Tiba-tiba setan muncul. Dia protes.
Setan: eeenak aja. Lu yang enak, gua yang disalahin. Kurang ajar lu.

Hansip dan pasangan muda-mudi itu, akhirnya lari terbirit-birit.

3 thoughts on “Pacaran dan Setan”

  1. Maaf, pak urip. Komentarnya terhapus.
    Ini komentarnya:
    Mbok ya manusia sesekali ngerjain setan saat dia pacaran hehehehe. BTW ada gak yang bisa lihat setan pas lagi pacaran.

    #yang saya bisa lihat SETAN=diSEset metu keTAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *